Senin, 21 Januari 2013

Penilaian Kinerja

1. Pendekatan perbandingan (Comparative approach).

a. Rangking langsung. (Ranking)

Dalam rangking langsung, atasan mengurutkan para pemegang jabatan, dari yang terbaik sampai yang terburuk, yang biasanya berdasarkan kinerja secara keseluruhan. Rangking semacam ini hanya cocok dalam organisasi kecil karena semakin banyak pemegang jabatan maka semakin sulit melihat perbedaan-perbedaan kinerja mereka.
b. Rangking alternatif.
Penilai akan memilih pekerja yang terbaik untuk posisi teratas dan pekerja terburuk di posisi terburuk. Kemudian memilih pekerja kedua terbaik di posisi kedua terbaik dan pekerja terburuk kedua di posisi kedua terburuk. Demikian seterusnya hingga posisi yang tengah dapat terakhir diisi.
c. Perbandingan berpasangan. (Paired Comparison)
Pendekatan perbandingan berpasangan melibatkan perbandingan tiap individu dengan individu lainnya, dua orang sekaligus, dengan standar tunggal untuk menentukan siapa yang lebih baik. Urutan rangking individu dapat diperoleh dengan menghitung berapa kali masing-masing individu terpilih sebagai yang lebih baik untuk satu buah pasangan.
d. Metode distribusi paksaan. (Forced distribution)
Istilah distribusi paksaan digunakan untuk menggambarkan format penilaian dimana penilai dipaksa mendistribusikan orang yang dinilai kepada beberapa kategori kinerja. Penilaian tersebut biasanya menggunakan beberapa kategori yaitu dari terendah (mewakili kinerja yang buruk) sampai dengan tingkat tertinggi (Mewakili kinerja yang sangat baik)


2. Pendekatan berdasarkan sifat (attribute approach).

a. Skala rating grafik. (Graphic Rating Scale)

Pada metode ini, penilai menentukan dimensi kinerja yang akan dinilai. Kemudian penilai menentukan kategori penilaian yang akan dilakukan. Kategori penilaian ini menggunakan angka 5 untuk yang terbaik dan angka 1 untuk yang terburuk. Kemudian penilai langsung menilai kinerja dari individu tersebut dan nilai yang dihasilkan akan dijumlahkan. Individu dengan nilai yang tertinggi merupakan individu dengan kinerja yang terbaik dan individu dengan nilai yang terendah merupakan individu dengan kinerja terburuk.
b. Skala standar campuran.(Mixed standart scale)
Pada metode ini penilai membuat beberapa pernyataan untuk menguji apakah karyawan tersebut telah melaksanakan tugasnya dengan baik, lebih dari yang diminta atau bahkan kurang dari yang diminta oleh atasan. Beberapa pernyataan tersebut haruslah berhubungan dengan kemauan, kepandaian dan juga hubungan dengan masyarakat. Apabila individu tersebut telah melaksanakan tugasnya sesuai dengan penyataan tersebut maka akan diberi nilai 0, jika kurang yang ada dalam penyataan maka akan diberi nilai – dan jika lebih dari yang diminta maka akan
diberi nilai +. Selanjutnya semua pernyataan tersebut akan diberitingkatan (level) untuk menentukan nilai. Nilai disetiap kategori pernyataan tersebut yang akan menentukan tingkat kinerja dari individu tersebut.

3. Pendekatan Berdasarkan Hasil (Result approach) (Schuler&Jackson,1996 : 205)

a. Manajemen berdasarkan sasaran (Management by objectives)
Penilai pada metode ini adalah orang-orang yang berpengalaman dan berkinerja tinggi yang dapat mengembangkan strategi mereka sendiri. Cara kerja dari metode ini adalah bagaimana suatu sasaran dapat tercapai dengan menguraingi ambiguitas dan juga hambatan yang mungkin dapat menghalangi tercapainya sasaran. Penilaian yang dilakukan dapat secara sederhana maupun secara rumit, bergantung pada kebutuhan sasaran yang akan dicapai. Atasan dan bawahan akan sama-sama melakukan evaluasi atas kegagalan yang mungkin terjadi dankemudian memutuskan sasaran-sasaran baru yang dimungkinkan bagi sasaran yang belum tercapai sebelumnya. Rata-rata sistem MBO membutuhkan waktu 2 tahun sesudah penerapannya untuk berjalan dengan efektif.

b. Pendekatan standar kinerja.

Pendekatan ini mirip dengan MBO hanya saja pendekatan ini lebih banyak menggunakan ukuran langsung, dengan penekanan pada pengujian kinerja. Standar yang digunakan adalah indikator-indikator kinerja yang diharapkan dan juga kinerja yang tidak biasanya dilakukan.
c. Pendekatan Indeks langsung.
Pendekatan ini mengukur kinerja dengan kriteria impersonal obyektif, seperti produktivitas, absensi dan keluar-masuknya karyawan. Ukuran-ukuran itu juga dapat dipecah menjadi ukuran kuantitas yang dihasilkan dalam suatu waktu tertentu.

4. Pendekatan berdasarkan perilaku. (Schuler&Jackson, 1996 : 209)
a. kejadian kritis (Critical incident)
Pendekatan dengan metode ini memerlukan kejelian dari penilai dalam mengamati setiap perilaku orang yang dinilai. Penilai diharuskan untuk mencatat apa yang akan dilakukan oleh orang tersebut apabila pada suatu waktu terjadi suatu kejadian yang berbeda dengan yang biasa dia alami. Penilai melihat respon dari orang yang dinilai, apakah orang tersebut dapat tetap fokus dan mendukung sasaran yang telah ditetapkan
atau bahkan malah menghambat pencapaian sasaran yang telah ditetapkan.
b. Skala rating yang diberi bobot menurut perilaku (Behaviorally Anchored rating scales/ BARS).
Langkah pertama yang harus dilakukan dalam metode ini adalah mengumpulkan data yang menggambarkan perilaku yang baik, rata-rata, dan buruk untuk masing-masing kategori jabatan. Kejadian-kejadian ini kemudian dikelompokkan menjadi dasar penilaian yang akan dilakukan. Kemudian kejadian-kejadian tersebut diberi nilai sesuai dengan kontribusinya pada kinerjanya.
c. Skala pengamatan perilaku (Behavioral Observation Scales).
Metode ini sangat mirip dengan BARS atau dengan Skala standar campuran. Perbedaan ini adalah bahwa BOS menilai kinerja pelayanan karyawan dengan cara megamati seberapa sering mereka melakukan kejadian-kejadian kritis (critical incidents) serta frerkuensi kejadian-kejadian tersebut. Nilai diperoleh tiap pelaku dengan memberi angkakepada penilaian frekuensi secara keseluruhan.

Roti Bakar Enak



Roti Bakar Bandung
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJbBQTtISqX1t3Y_2zBcltzw61zXWtD8Q8JU1IZjktCaagSRdKTegmXBvdy-b2ZeHW6QwVapEyBC0cYSfpXiHBWBcl0V3JQ24w6m7x-gQYxN9BSDrjuQpaE2vc8zOKkaYQQPgYC-I4aR8/s320/Roti-bakar-bandung.jpg

Bahan :
- Roti tawar/roti tawar kasino 1 loaf -
- Margarin 50 gram -
- Selai stroberi 75 gram -
- Coklat meses 75 gram -

Cara membuat :
1. Kerat roti bakar sebanyak 3 kali sehingga terdapat 4 lapisan.
2. Buka kerat pertama, oles sisi kanan dan kiri roti dengan margarin. Lalu olesi dengan margarin. Lalu olesi dengan selai stroberi, tutupkan.
3. Buka kerat ke tiga, oles sisi kanan dan kiri roti dengan margarin, taburi dengan coklat meses, tutupkan.
4. Panaskan pan anti lengket, lelehkan sedikit margarin. Buka kerat ke dua, panggang hingga kecoklatan. Tutup dan panggang di seluruh sisi roti hingga kecoklatan. Angkat.
5. Potong-potong dan sajikan.

Untuk 8 potong

Leker Semua suka



Kue leker, Crepesnya Kota Solo
Kue leker, Crepesnya Kota Solo
kueleker Kue leker, Crepesnya Kota SoloPernah jalan-jalan ke Solo? Apa yang diingat dari kota solo? Pasar klewer, Manahan, Masjid agung, Keraton, Kebo bule dan yang pasti kuliner khas solo yang cenderung bercita rasa manis. Banyak kuliner yang cukup terkenal yang berasal dari Solo seperti Roti Kecik Ganep, intip, roti mandarin, tengkleng, gulai, gudeg adem ayem, serabi Notosuman, dan ada satu jenis makanan atau camilan tradisional yang cukup digemari yaitu Kue Leker.
Coba sekali – kali datang ke daerah Manahan, Anda akan dapat menjumpai banyak pedagang yang menjajakan kue leker. Kata leker berasal dari bahasa belanda yang berarti enak. Kue leker merupakan kue sejenis panekuk yang adonanya terbuat dari bahan baku tepung terigu, telur ayam, gula pasir, gula Jawa dan perasa vanili. Diatas permukaan leker biasanya ditaburi gula, coklat, pisang  atau susu.
Proses pembuatannya cukup simple dan alat yang digunakan pun sederhana, hanya membutuhkan kompor, wajan kecil, dan sotil. Kue leker nikmat dimakan selagi hangat. Proses pembuatannya mirip seperti martabak, yang membedakan adalah bentuk akhir dari kue leker ini yang lebih tipis. Harganyapun sudah pasti berbeda. Kue leker tergolong cemilan yang enak dan murah meriah. Harga Kue leker isi coklat, kacang dan pisang raja hanya Rp 500.
Sebenarnya leker bisa diolah dengan banyak variasi rasa seperti kue crepes yang sudah banyak dijumpai di mal-mal. Ada rasa caramel, keju, hingga mayonaise dan sosis mozzarella yang biasa ditambahkan pada pizza. Boleh dibilang crepes adalah leker versi modern. Kue leker memang mirip crepes namun kue leker lebih lembut di bagian dalamnya. Dengan membuat leker yang beraneka rasa maka akan lebih menarik banyak konsumen, sehingga tidak mustahil jika kue leker bisa ngetop juga seperti crepes. Prancis boleh punya crepes sebagai ikon kulinernya, tapi Solo juga punya kue leker yang tidak kalah rasanya.
Tertarik ingin membuat kue leker? Simak langkah-langkah membuat kue leker berikut:
Resep pembuatan kue leker:
  • 100 gr tepung terigu
  • 1 btr telur
  • 1/2 sdt garam
  • 1 sdm gula pasir
  • vanili bubuk secukupnya
  • air secukupnya

Bahan Isi:
  • pisang raja secukupnya, iris bulat tipis
  • susu kental manis cokelat secukupnya
  • gula pasir secukupnya
  • meises cokelat secukupnya
Cara pembuatan:
  1. Siapkan mangkuk agak besar, ayak-lah tepung terigu.
  2. Lalu masukkan telur yang sudah dikocok, vanili, garam, dan air.
  3. Aduk hingga tercampur rata dan biarkan selama kurang lebih 15 menit.
  4. Setelah itu, panaskan sedikit mentega di atas wajan pipih.
  5. Tuang satu sendok sayur adonan, buat dadar tipis dari adonan. Masak di atas api kecil saja.
  6. Tambahkan bahan isi. Lalu lipat adonan.
  7. Kue leker siap dihidangkan
( Sumber gambar: http://users.tpg.com.au/stanolin/fotorecipes2/kueleker.jpg

Kue Bandung Mini " Mbak Ayu "


Foto
Kue bandung sangat terkenal dipenjuru nusantara, disemarang khususnya kue bandung atau martabak bandung sangat mudah untuk didapatkan. Dengan peluang itu dua sahabat asal Wonosobo mencoba memodifikasi peluang yang ada dengan membuka usaha baru “ kue bandung mini Mbak Ayu “ selain enak rasanya, kue ini juga sangat memudahkan konsumen untuk menentukan sendiri rasanya. Karena sang pengelola sadar betul bahwa dalam satu rumah memiliki selera rasa yang berbeda – beda. Selain itu kue bandung buatannya ini sangat cocok dan disukai untuk hidangan arisan. Lebih lagi makanan ini tergolong makanan aman untuk anak – anak sehingga orang tua tidak perlu khawatir. Rasanya yang enak dengan 5 pilihan rasa yaitu kacang, coklat, strawbery, bluebery dan keju sangat menarik minat konsumen. Harganya pun sangat murah dan terjangkau semua kalangan yaitu Rp. 1,000,. Untuk mendapatkannya mudah hanya dengan telpon atu sms ke 085 77225 956 7750 atu datang langsung ke Pasar pagi Perumnas Sendang Mulyo, bisa juga datng ke Counter kami yang berada di mini market Java Mini, jalan sambiroto kedung mundu.

Kue Bandung Mini " Mbak Ayu "


Kue bandung sangat terkenal dipenjuru nusantara, disemarang khususnya kue bandung atau martabak bandung sangat mudah untuk didapatkan. Dengan peluang itu dua sahabat asal Wonosobo mencoba memodifikasi peluang yang ada dengan membuka usaha baru “ kue bandung mini Mbak Ayu “ selain enak rasanya, kue ini juga sangat memudahkan konsumen untuk menentukan sendiri rasanya. Karena sang pengelola sadar betul bahwa dalam satu rumah memiliki selera rasa yang berbeda – beda. Selain itu kue bandung buatannya ini sangat cocok dan disukai untuk hidangan arisan. Lebih lagi makanan ini tergolong makanan aman untuk anak – anak sehingga orang tua tidak perlu khawatir. Rasanya yang enak dengan 5 pilihan rasa yaitu kacang, coklat, strawbery, bluebery dan keju sangat menarik minat konsumen. Harganya pun sangat murah dan terjangkau semua kalangan yaitu Rp. 1,000,. Untuk mendapatkannya mudah hanya dengan telpon atu sms ke 085 77225 956 7750 atu datang langsung ke Pasar pagi Perumnas Sendang Mulyo, bisa juga datng ke Counter kami yang berada di mini market Java Mini, jalan sambiroto kedung mundu.